Riau Florist – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kedatangan jenazah almarhum pada Sabtu petang menjadi momen penuh haru bagi keluarga, kerabat, dan para pelayat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jenazah Tiba di Rumah Duka Cilandak
Jenazah Salim S. Mengga tiba di rumah duka sekitar pukul 18.35 WIB menggunakan mobil ambulans. Peti jenazah tampak tertutup kain Merah Putih sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum. Setibanya di lokasi, suasana hening menyertai prosesi saat peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah duka.
Keluarga dan kerabat dekat terlihat menyambut kedatangan jenazah dengan penuh kesedihan. Sejumlah pelayat hadir untuk memberikan doa serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Rumah duka dipenuhi suasana khidmat, mencerminkan rasa kehilangan atas kepergian sosok yang dikenal luas di dunia militer dan pemerintahan.
Karangan Bunga Dukacita dari Berbagai Tokoh
Deretan karangan bunga dukacita tampak berjejer di depan rumah duka. Karangan bunga tersebut datang dari berbagai tokoh nasional dan daerah sebagai ungkapan belasungkawa. Beberapa di antaranya berasal dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.
Kehadiran karangan bunga tersebut menjadi simbol penghormatan terakhir kepada almarhum yang semasa hidupnya dikenal aktif mengabdi bagi negara. Ungkapan duka juga disampaikan oleh rekan sejawat, sahabat, serta masyarakat yang mengenal kiprah Salim S. Mengga selama menjalani karier panjangnya.
Rencana Pemakaman di TMP Kalibata
Jenazah Salim S. Mengga rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 1 Februari. Pemakaman di TMP Kalibata menjadi bentuk penghormatan atas jasa almarhum sebagai purnawirawan perwira tinggi TNI yang pernah mengemban berbagai jabatan strategis.
Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung secara militer dengan tata upacara yang khidmat. Keluarga berharap seluruh rangkaian prosesi dapat berjalan dengan lancar dan tertib, serta menjadi penutup yang layak bagi perjalanan hidup almarhum.
Jejak Karier Militer dan Politik
Salim S. Mengga merupakan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1974. Ia satu angkatan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Karier militernya dimulai sebagai Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin pada periode 1975 hingga 1978.
Selama berdinas di TNI, Salim mengemban berbagai jabatan penting. Jabatan militer terakhir yang diembannya adalah Panglima Kodam XV/Pattimura pada periode 2005 hingga 2006. Setelah memasuki masa purnatugas, ia melanjutkan pengabdian melalui jalur politik.
Salim bergabung dengan Partai Demokrat dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009 hingga 2014. Ia juga beberapa kali mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah. Pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Barat 2024, Salim berpasangan dengan Suhardi Duka dan berhasil meraih 46,18 persen suara, unggul dari tiga pasangan calon lainnya.
Pasangan tersebut kemudian dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat pada 20 Februari 2025. Hingga akhir hayatnya, Salim S. Mengga dikenal sebagai sosok yang konsisten mengabdikan diri bagi bangsa dan daerah, baik melalui jalur militer maupun pemerintahan.
Sumber Berita : kumparan


