Riau Florist – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bogor setelah Al Ridwan, putra pertama Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi yang dikenal dengan sapaan Jaro Ade, meninggal dunia. Kepergian Al Ridwan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat yang mengenal sosok almarhum dan keluarganya.
Pada Senin, 2 Februari 2026, disadur dari Suara.com suasana haru tampak menyelimuti rumah duka yang berlokasi di Kampung Cileuksa, RT 03 RW 04, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sejak pagi hari, pelayat mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Wakil Bupati Bogor.
Keheningan dan rasa kehilangan terasa kuat saat keluarga dan kerabat menyambut para pelayat yang hadir. Tidak hanya keluarga inti, sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor turut datang sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada Jaro Ade dan keluarga.
Kehadiran Pejabat dan Masyarakat
Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran berbagai unsur masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Kehadiran mereka mencerminkan rasa solidaritas dan kepedulian di tengah duka yang dialami keluarga almarhum.
Warga sekitar tampak bergantian menyampaikan doa dan ungkapan simpati. Rumah duka dipenuhi suasana tenang, di mana para pelayat saling menguatkan dan mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik.
Deretan Karangan Bunga Dukacita
Sejumlah karangan bunga dukacita terlihat berjajar rapi di sekitar rumah duka. Karangan bunga tersebut datang dari berbagai pihak sebagai bentuk penghormatan dan rasa simpati kepada keluarga Wakil Bupati Bogor.
Ucapan duka yang tertulis pada karangan bunga berasal dari kolega di pemerintahan, organisasi masyarakat, hingga sahabat dan rekan kerja keluarga. Kehadiran karangan bunga ini menjadi simbol kepedulian dan dukungan moril di tengah suasana berduka.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi dari MSN (Jawapos), Al Ridwan yang berusia 22 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor di wilayah barat Kabupaten Bogor. Sebelum kejadian, almarhum sempat pulang ke Cileuksa untuk mengunjungi rumah neneknya. Setelah itu, ia berniat kembali ke rumah orang tuanya di Cibinong dengan mengendarai sepeda motor trail.
Dalam perjalanan, almarhum sempat berpapasan dengan kendaraan truk tronton. Saat berusaha menyalip, kondisi jalan yang licin menyebabkan almarhum terjatuh. Tidak terjadi tabrakan langsung dengan kendaraan lain.
Usai kejadian, Al Ridwan segera dilarikan ke Puskesmas Cigudeg untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena kondisinya memburuk, almarhum kemudian dirujuk ke RSUD Leuwiliang. Meski telah mendapatkan penanganan medis, Al Ridwan mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.30 WIB.
Jenazah Al Ridwan dimakamkan pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB di pemakaman keluarga yang berada di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar.
Di mata keluarga dan warga setempat, Al Ridwan dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Kepergiannya menjadi kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya yang mengenal almarhum sebagai sosok yang baik.
Foto: Suara.com


